This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 September 2016

Santri VS Polisi (oknum); DITILANG Tak Punya UANG, Sang SANTRI Terpaksa LAKUKAN Ini...


Trend Corner- Kejadian ini kerap terjadi di Indonesia, dimana ada seorang pengemudi kendaraan bermotor yang diberhentikan oleh Petugas (oknum) Polisi yang dianggap telah melanggar peraturan lalu lintas.

Berikut ini adalah kisah iseng seorang Santri yang sedang di tindak oleh (oknum) Polisi; sekedar hiburan saja ya..

Pada suatu hari seorang Santri yang mendapat tugas dari Abah Yai sang pengurus Ponpes. Ia kemudian berkendara dengan sepeda motor, pas di tengah jalan ternyata ada Operasi Razia (gadungan) Satlantas...!!

POLISI   :  Priiiit...!! Maaf, kepinggir Mas...!!
SANTRI :  iyaa Pak..
BACA JUGA : Tank Milik China Rontok Saat Ikuti Lomba Antar Tank Kelas Dunia, Ini Videonya
POLISI   :  maaf, coba tunjukkan STNK dan SIM..
SANTRI :  maaf Pak.. STNK sy ketinggalan di Pondok, SIM sy gak punya, klo kartu Santri ada Pak..

POLISI   :  yaa sudah berarti anda sy tilang...!!
SANTRI :  maaf Pak, ini motor Abah Yai, Pak.. Damai aja ya Pak..

POLISI   :  yaa sudah ada uang berapa?
SANTRI :  Pak sy gak punya uang, gimana kalo yg laen aja Pak..?

POLISI   :  yaa sudah sy minta rokok Kretek, 3 bungkus yaa..
SANTRI :  siap Pak, sy beli dulu ke warung seberang ya Pak..

--sang Santri pun pergi ke warung, motor nya di jagain Polisi--

SANTRI :  Mas maaf, minta rokok Kretek 3 bungkus Mas..
WARUNG : ini Mas.. --sambil menyodorkan 3 bungkus rokok Kretek--

SANTRI :  terima kasih Mas, uang nya sama Pak Polisi yang itu ya Mas..
--menunjuk Pak Polisi di seberang jalan--

WARUNG : aahh kamu bohong yaa...!!
SANTRI :  masa bohong sih Mas...?!

--lalu sang Santri teriak sambil memperlihatkan rokok ke Polisi--
BACA JUGA : Pahala Besar bagi Istri yang Lakukan 4 Hal Ini untuk Suaminya di Malam Jumat
SANTRI :  Paaaaakk...rokok ini yaa...?!
POLISI   :  iyaaaa...!!

WARUNG : ooh yaa sudah, Polisi itu memang sering ngopi disini..
--terus sang Santri menyerahkan 3 bungkus rokok ke Pak Polisi--

POLISI   :  yaa makasih ya..
SANTRI :  sama-sama Pak..
-- sang Santri pergi naik motor sambil membathin, sekali-kali CICAK boleh dong isengin BUAYA..

Karena terjepit situasi, terpaksa deh sang Santri berbohong.. padahal Dilarang Agama..!!
Adegan ini jangan di tiru yaa, kalo nekat tanggung sendiri resiko-nya...!! Hehehe..


Sumber : kepoo-in.blogspot.co.id

arulajeh.id Situs Berita Terbaru Dan Terbaik

Rabu, 14 September 2016

Bikin Haru! Bayi Baru Lahir Ini Dapat Pelukan Dari Saudara Kembarnya Sebelum Meninggal



Trenz CornerBaru-baru ini kabar menghebohkan terjadi pada dua bayi kembar yang lahir di Florida, Amerika Serikat.

Cerita sedih ini bermula saat seorang bayi terlihat memeluk saudara kembarnya yang terkena kondisi langka atau cacat bawaan yang Congenital Diaphragmatic Hernia (CDH), diafragma bayi tak terbentuk dengan sempurna.

Kisah sedih seorang bayi yang diberi nama Mason Meyer yang memeluk saudaranya Hawk ini diabadikan oleh orangtua mereka, agar keluarga besar juga mengetahui perkembangan bayi kembar tersebut.

Beberapa orang juga berpendapat bahwa saudara kembar ini sedang memberikan pelukan perpisahan sebelum salah satu dari mereka meninggal dunia.
Sebelumnya terekam bahwa mereka berdua adalah bayi kembar yang sangat menggemaskan, lucu, dan sedang tersenyum.

Namun takdir tak dapat berubah, setelah dipeluk oleh saudara kembarnya, bayi Hawk akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Kedua orang tua bayi kembar ini Brandy Guettler dan Tommy Meyer, mengetahui kondisi anak mereka, namun keduanya terus berharap penyembuhan lewat doa.

Seperti dikutip dari akun Instagram Indozone, bayi Mason tiba-tiba menjadi sangat rewel, perawat kemudian menyarankan agar Mason dibaringkan saja di samping Hawk.

Atas saran perawat, Mason pun dibaringkan di samping Hawk dan tiba-tiba tidak rewel lagi.

Tangan kanan Mason pun seketika itu memeluk Hawk, untuk pertama kalinya sejak mereka lahir dan menggenggamnya erat-erat.

Namun sayang setelah mendapatkan pelukan dari saudara kembarnya, Hawk kemudian meninggal.



sumber : tribunnews.com

arulajeh.id Situs Berita Terbaru Dan Terbaik

Naik Haji Tukang Becak Ini Misterius, Tahu-tahu Hilang di Rembang, Muncul di Mekkah



Trenz CornerAneh tapi nyata. Seorang tukang becak bernama Kasrin bin Sumarto (60), warga Dukuh Gembul, Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang Jawa Tengah tiba-tiba berangkat naik haji.

Dia berangkat haji tanpa pernah melalui pendaftaran. Kisah ini begitu menghebohkan warga di sekitar kediamannya. Termasuk lokasi di mana dirinya sehari-hari menarik becak, yakni di wilayah Lasem, Rembang.

Warga menduga Kasrin bisa berangkat haji karena dibantu makhluk lain. Bahkan, hingga hari ini Kasrin masih berada di Mekah, bersama jutaan penduduk dunia ini, menunaikan ibadah haji. Sebagian warga di desanya tak percaya bahwa Kasrin naik haji dan kini masih di Mekkah.

Perangkat Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan, Siwoyo, mengaku dirinya ikut mengantar Kasrin berangkat haji.

Tepatnya pada Selasa (23/8/2016) lalu.
”Saya memang heran. Selama ini tidak pernah terdengar kabar Kasrin hendak menunaikan ibadah haji. Kapan mendaftarnya juga tidak diketahui, termasuk juga tidak pernah ikut dalam manasik haji,” terangnya.

”Ada banyak orang yang mengantarkan, kok. Ada yang naik mobil seperti keluarganya, kemudian minibus, dan ada yang naik truk dump. Masih ada puluhan motor yang juga mengantarkan Kasrin ke Masjid Lasem, tempat berkumpulnya jamaah yang hendak berangkat haji,” tutur Siwoyo dikutip koran muria.

Siwoyo adalah tetangga satu RT dengan Kasrin. Dia sebagai perangkat desa mengaku tak pernah dimintai tolong untuk urus administrasi pendaftaran haji si Kasrin itu.

”Baik mulai dari desa maupun ke tingkat lainnya. Itu yang membuat heran kami. Karena kalau memang berangkat haji, biasanya kan mengurus surat-surat terlebih dahulu. Ini tidak ada sama sekali,” terangnya.

Meski dengan penuh rasa keheranan, namun para tetangga tersebut tetap mengantarkan Kasrin hingga ke Masjid Lasem. Di sinilah keanehan mulai terjadi. Kasrin diketahui tidak memakai seragam haji, layaknya calon-calon haji lainnya.

Dia hanya pergi dengan membawa kemeja putih, celana hitam, peci, dan tas kecil saja. ”Pokoknya jauh dari gambaran orang yang mau haji,” katanya.

Serasa tak masuk akal. KasriN bisa begitu cepat sampai ke Mekah, mendahului rekan-rekan jamaah lainnya dalam satu 'kloter" kala itu.

Kepala Desa (Kades) Kalitengah, Kecamatan Pancur, Ansori yang juga kerabat dari Kasrin, menuturkan malam itu, Selasa (23/8/2016) dirinyalah yang mengantarkan Kasrin ke Masjid Lasem.

”Berangkat dari rumah sekitar pukul 21.00 WIB. Waktu itu, menantunya yang mau mengantar. Namun karena ada halangan, tidak jadi. Akhirnya saya yang mengantar,” terangnya.
Sambil terus menahan rasa heran karena tidak percaya Kasrin yang masih pakdenya itu berangkat haji, Ansori terus mendampingi Kasrin hingga di Masjid Lasem.

Bahkan tas kecil milik Kasrin, dibawa olehnya. ”Waktu menunggu keberangkatan rombongan, tiba-tiba perut saya mules."

"Saya lantas minta kerabat saya lainnya bernama Lutfi, untuk menunggu pakde. Hanya saja, saat bersama Lutfi itu, pakde bilang akan keluar masjid."

"Alasannya beli rokok. Waktu dibuntuti Lutfi, tiba-tiba saja Pakde Kasrin sudah tidak ada. Dia menghilang begitu saja,” paparnya.

Saat sedang mencari Kasrin itulah, Ansori diberitahu bahwa orang yang dicarinya ada di bagian selatan Masjid Lasem.

Tidak lama dicari ke lokasi tersebut, ada yang mengatakan jika Kasrin sudah naik bus rombongan haji asal Kecamatan Kragan/Sarang.

Dia terlihat duduk di belakang sopir. Bahkan sempat melambaikan tangan berpamitan. Keanehan lain muncul, karena sekitar pukul 23.00 WIB, Kasrin diketahui menelepon keluarganya dan mengatakan sudah sampai di Gedung Haji Rembang, tempat jamaah haji berkumpul.

Dia bilang siap untuk diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan Solo. Padahal, saat itu rombongan haji dari Masjid Lasem belum berangkat.

”Soalnya, pemberangkatan haji malam itu memang akan dilakukan pukul 01.30 WIB,” kata Ansori. Ansori makin kebingungan, karena sekitar pukul 01.30 WIB, atau pada Rabu (24/8/2016), Kasrin menelepon bahwa dirinya sudah akan berangkat ke Mekah. Dia bilang siap untuk diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan Solo. Padahal, saat itu rombongan haji dari Masjid Lasem belum berangkat.

”Soalnya, pemberangkatan haji malam itu memang akan dilakukan pukul 01.30 WIB,” kata Ansori.

Ansori makin kebingungan, karena sekitar pukul 01.30 WIB, atau pada Rabu (24/8/2016), Kasrin menelepon bahwa dirinya sudah akan berangkat ke Mekah.

Tepatnya, Kasrin mengatakan sudah naik pesawat. Dia juga menceritakan jika duduk bersama empat orang jamaah calon haji lainnya.

”Gimana tidak bingung. Dia menelepon dan bilang ada di dalam pesawat. Padahal, setahu saya kalau di dalam pesawat, semua telepon kan harus dimatikan."

"Tapi dari suara-suara di pesawat, terdengar ada pramugari yang menawarkan makanan, memakaikan sabuk pengaman. Terdengar jelas,” terangnya.

Keanehan makin menjadi-jadi. Dua hari usai keberangkatan, Kasrin mengatakan sudah ada di Mekah. Bahkan, Kasrin menelepon dirinya dan mengatakan akan pulang sebentar. Dirinya akan pulang sebentar, karena ada keluarga yang menginginkan dirinya pulang.

”Dia bilang ke saya, tunggu di jalan Lasem. Pas harinya saya tunggu. Eh, benar. Pakde saya itu datang membawa kardus besar."

"Isinya teko, cangkir, dan perabotan rumah tangga khas Timur Tengah. Yang biasa dibawa oleh-oleh haji pokoknya. Habis itu, pakde saya hilang lagi,” jelasnya.

Ansori mengatakan dirinya heran kenapa semua proses yang dijalankan Kasrin berhaji, tidak seperti calon haji lainnya. Bahkan, penggunaan telepon genggam untuk menghubungi keluarga di Indonesia, juga masih menggunakan nomor yang sama saat di Rembang.

”Saya juga pusing kalau mikirin pakde saya itu. Kemarin pakde masih menelepon, memberitahu kalau di rumah ada selamatan manaqiban."

"Doanya ditujukan untuk Pakde Kasrin, istrinya Jumiati, Indi yang selama ini menjadi langganan becaknya, dan Elsa serta Sutikno, orang tua dari Indi,” ujarnya. (*)



sumber : tribunnews.com

arulajeh.id Situs Berita Terbaru Dan Terbaik

Senin, 12 September 2016

Perjuangan Pemuda Membeli Hewan Kurban, Kaki Pedagang Kambing Gemetar Saat Lihat Ini di Rumahnya



Trenz CornerPengalaman yang didapat oleh seorang pedagang hewan kurban ini sungguh mengharukan. Hari Raya Idul Adha tingga beberapa waktu lagi. Pedagang hewan kurban pun sudah mulai menjajakan dagangan mereka.

Sapi dan kambing yang telah dirawat siap dijajakan. Selama berdagang tentu pedagang yang mungkin sebagian dari mereka juga sebagai peternak, akan menemui berbagai pembeli yang beragam.
BACA JUGA : Video: Jarang Makan Rumput, Sapi di Negara Ini Kekar dan Berotot, Kamu Mau?
Seperti yang dialami dari kisah berikut ini. Dikutip dari Eberita.org, ada seorang pedagang yang didatangi oleh pembeli. Pemuda bertubuh kurus menghampiri lapak dagangannya.

Saat pertama kali datang, pedagang ini tidak yakin bahwa pembelinya kali ini akan membeli dagangannya. 

"Mari mari, pilih saja dulu, dilihat," kata pedagang itu.

Pembeli tersebut berkisar 20 tahun usianya.

"Yang itu berapa harganya pak ?" tanya pemuda itu sembari menunjuk ke seekor kambing berbulu putih.

Pedagang ini pun menjawab bahwa kambing yang ditunjuk seharga 500 ringgit atau sama dengan sekitar Rp 1,6 juta.

Entah kenapa kali itu pedagang tersebut merasa tidak rugi jika menjual kambing kepada pemuda ini dengan harga kurang dari yang ditawarkan.

Pemuda tersbeut kemudian menawar 450 ringgit sama dengan Rp 1,4 juta. Sampai akhirnya, pedagang dan pembeli ini menyepakati harga tersebut. Pedagang ini mengantarkan kambing yang telah dibeli ke rumah pemuda tersebut.

Kaki pedagang itu tiba-tiba saja bergetar saat melihat rumah dari pembelinya. Pemuda yang merupakan anak yatim itu tinggal bersama ibunya di sebuah rumah usnag berlantai tanah.
BACA JUGA : 3 Amalan Agar Dapat Melihat Wajah Allah SWT Nanti di Akhirat
"Saya tidak melihat tempat tidur, kursi, meja apa lagi televisi. Saya hanya melihat seorang ibu tua yang berbaring l;umpuh di ruangan beralaskan tikar yang sudah lapuk," papar pedagang itu.

Kaki dan hati sang pedagang kian gemetar saat masuk ke dalam rumahnya.

"Saya mendengar pemuda ini membangunkan ibunya, Mak.Mak bangun Mak, saya sudah beli kambing untuk kurban," ujar pedagang memperagakan saat pemuda itu memberi tahu ibunya.

Ibu tua itu pun bangun dan memeluk anaknya.

"Pak ini uang kambing tadi, maaf kalau saya tawar terlalu murah, ini juga uang yang saya kumpulkan dari hasil kerja dengan orang,saya sengaja sisihkan untuk membeli kambing agar ibu saya bisa berkurban, sudah lama sekali ingin kurban tapi baru kali ini tercapai," kata pemuda itu.

Air mata pedagang ini tak lagi bisa ditahan.

Pedagang itu lantas memeluk si pembeli.



sumber : tribunnews.com

arulajeh.id Situs Berita Terbaru Dan Terbaik

Jumat, 02 September 2016

KISAH HIKMAH : "Arwah Ibu Hampiri Jenazah Anak Di Kamar Mayat..."


TrenzCorner - Kisah ini diceritakan oleh seorang bapak-bapak yang bertugas memandikan mayat orang Islam di sebuah rumah sakit.
“Hanya saya dan seorang penjaga kamar tersebut yang berada dalam kamar tersebut” kata si bapak. “Saya membuka penutup muka jenazah dengan hati-hati. Kulitnya tampak putih, badannya kecil dan baru berusia sekitar 18 tahunan” tambahnya.

Allah SWT Maha kuasa, Tiba-tiba saya melihat muka jenazah itu sedikit demi sedikit berubah menjadi hitam. Awalnya saya tidak menganggapnya sebagai suatu hal yang aneh, namun semakin lama semakin hitam, hati saya mulai merasa bahwa ada yang aneh pada mayat tersebut. Saya terus memperhatikan perubahan itu dengan seksama, sambil lalu hati saya membaca ayat-ayat suci Al-Quran. Detik demi detik berlalu, wajah jenazah semakin hitam. Kira-kira setelah lima menit berlalu, barulah mayat yang tadinya menghitam berhenti berubah warna.

Ketika itu wajah mayat tidak lagi putih seperti warna asalnya, tetapi hitam seperti terbakar. Saya keluar dari kamar dan duduk termenung memikirkan kejadian aneh itu. Berbagai pertanyaan timbul di benak saya; apakah yang telah terjadi? Siapakah pemuda tersebut? Mengapa wajahnya meng hitam?

Seketika itu, saya masih termangu tiba-tiba ada seorang wanita berjalan menuju ke arah saya. timbul pertanyaan, siapa wanita yang berjalan seorang diri di kamar mayat pada pukul 03.00 itu, Semakin lama dia semakin dekat, dan tidak lama kemudian berdiri di hadapan saya. Wanita itu perkiraan berusia 61 tahunan dan memakai baju kurung.

“Bapak” panggil wanita itu pada saya. “Saya dengar anak saya meninggal dunia, saya ingin melihat jenazahnya.” kata wanita berkurung itu dengan lembut. Walaupun hati saya masih sedikit bertanya-tanya, namun ntah kenapa saya membawa wanita itu ke tempat jenazah tersebut. Kemudian saya tarik lemari nomor 213 dan saya buka penutup wajahnya. “Betulkah ini mayat anak ibu?” tanya saya pada wanita itu. “Saya rasa betul, tetapi kulitnya putih tidak hitam seperti ini” jawab ibu itu, “lihatlah ini bu.” pinta saya kepada ibu itu.

Selepas dilihatnya jenazah tersebut, wanita itu begitu yakin bahwa mayat itu adalah anaknya. Kemudian saya tutup kembali kain penutup mayatnya dan saya kembalikan lagi kelemarinya dan membawa wanita itu keluar dari kamar mayat. Tiba di luar saya bertanya kepadanya. “Ibu, ceritakanlah kepada saya kenepa wajah anak ibu berubah menjadi hitam?”. Wanita itu tidak menjawab, namun ia menangis hingga tetrisak-isak. Saya ulangi pertanyaannya, tetapi ia masih enggan menjawab. “Baiklah, kalau ibu tidak ingin memberitahu, saya tidak bisa mengurusi jenazah anak ibu, karena jika saya ditanyai oleh petugas lainnya, saya tidak bisa jawab dan saya takut dikira diapain oleh saya” terus terang saya kepada wanita itu.

Sambil mengusap air mata, dia berkata, “Bapak, anak saya itu sangat patuh dan baik kepada saya jika saya mintai bantuan untuk membantu saya bahkan menggantikan saya bekerja meskipun ia sedang tidur lelap, namun ketika saya bangunkan agar membantu saya, anak saya itu pasti mau. Namun ketika saya bangunkan tidurnya agar shalat subuh atau ketika siang saya bangunkan agar salat duhur, ia tidak pernah mau, bahkan ia marah dan memaki saya, itulah yang saya tidak sukai dari anak saya” kata wanita tersebut. Terkejut saya mendengarkan sesembil cerita tersebut.

Seketika saya teringat dengan hadits Nabi, bahwa barang siapa yang tidak shalat, maka akan ditarik cahaya iman yang ada dalam dirinya dari wajahnya. Mungkin itulah yang terjadi pada jenazah pemuda tersebut. Seketika itu pula si ibu berpamitan pada saya untuk pulang, dan sedikit-demi sedikit si ibu mulai menghilang dari pandangan saya.

Selang beberapa hari dari kejadian itu, jenazah pemuda itu saya mandikan kemudian saya bertekat untuk menghubungi sanak keluarganya melalui nomor telepon yang ada agar jenazah tersebut dijemput untuk dikuburkan. Alhamdulillah tersambung dan jenazah itupun dijemput. Namun sebelum itu saya sempat bertanya, lebih tepatnya saya menegor keluarga yang menjemput jenazah tersebut karena telah membiyarkan ibu jenazah itu kerumah sakit sendirian pada jam 03:00 pagi, tak disangka ternyata ibu yang saya maksud itu telah meninggal beberapa tahun yang lalu, terkejut saya mendengarnya karena pada waktu si ibu menemui saya, saya tidak pernah sampai memikirkan hal yang aneh, kecuali satu hal yakni karena ibu itu kerumah sakit sangat pagi dan seorang diri yang menjengok jenazah tersebut.

Subhanallah, saya menyimpulkan bahwa kejadian itu adalah Jawaban dari Allah SWT sekaligus peringatan bagi saya, bahwa jika manusia itu meninggalkan shalat, maka ketika meninggal, maka cahaya imannya akan ditarik hingga seperti jenazah pemuda tersebut.




Sumber : enterberita

arulajeh.id Situs Berita Terbaru Dan Terbaik

Senin, 15 Agustus 2016

[Kisah Nyata] Pengusaha Sekarat Dirawat Dirumah Sakit Di Datangi Malaikat, Apa Yang Dikatakan Malaikat Kepadanya Sangat Mengejutkan


TrenzCorner - Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke. Sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.

Malaikat memulai pembicaraan, “Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup. Dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia!
“Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang .. . ” kata si pengusaha ini dengan yakinnya. Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.

Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya, “Apakah besok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah karyawan yang aku punya lebih dari 2000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan persoalan yang sulit.”

Dengan lembut si Malaikat berkata, “Anakku, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 60 menit lagi. Rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu.”

Tanpa menunggu reaksi dari si pengusaha, si malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdoa dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka.”

Kata Malaikat, “Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? Itu karena doa istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu.”

Kembali terlihat dimana si istri sedang berdoa jam 2:00 subuh, “Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah. Hamba tidak mampu membesarkan mereka seorang diri.”

Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat.

Melihat peristiwa itu, tanpa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini.

Timbul penyesalan bahwa selama ini bahwa dia bukanlah suami yang baik. Dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya. Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang luar biasa. Tapi waktunya sudah terlambat! Tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdoa 47 orang!

Dengan setengah bergumam dia bertanya, “Apakah diantara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?”

Jawab si Malaikat, “Ada beberapa yang berdoa buatmu. Tapi mereka tidak tulus. Bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini. Itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik. Bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah.”

Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia. Tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan  lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata, “Anakku, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu!! Kau tidak jadi meninggal,karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00.”

Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

“Bukankah itu Panti Asuhan?” kata si pengusaha pelan. “Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri.”

“Tadi pagi, salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu.”

Mendengar kabar baik itu, si pengusaha menjadi lega. Dia berjanji akan memperbaiki hidupnya pada kesempatan berikutnya. Pada hakekatnya, doa sangat besar kuasanya. Tak jarang kita malas. Tidak punya waktu. Tidak terbeban untuk berdoa bagi orang lain bukan?


sumber : perlutau

arulajeh.id Situs Berita Terbaru Dan Terbaik

Minggu, 14 Agustus 2016

Innalillahi! Wanita Ini Masuk Neraka Karena “AIR WUDHU”. Mengapa…?



TrenzCorner Dikisahkan ada dua orang yang kehidupannya sangat kontras yaitu seorang lelaki yang kaya raya serta seseorang wanita yang begitu miskin. Kehidupan keduanya juga dipenuhi dengan kesibukan yang berbeda. Dalam kehidupan lelaki kaya itu, ia senantiasa sibuk dengan dunia. Sementara si wanita sibuk dengan ibadah sampai melupakan masalah dunia. 

Si lelaki karena kesungguhannya hidup dalam kemapanan. Ia tidak menikmati sendiri hasil yang didapatnya karena keluarganya juga merasa tercukupi oleh nikmat yang Allah berikan melalui tangan sang suami. Demikianlah ia selalu bekerja untuk memenuhi keperluan hidup anak serta keluarganya. 

Sementara si wanita tak mempunyai harta sedikit pun. Hanya satu harta yang ia punyai cuma sebuah bejana yang diisi air untuk wudhu. Itulah kekayaan yang ia banggakan walau kehidupannya serba kesusahan. ia berpikir bahwa menjaga kesucian akan membuat ibadah jadi lebih di terima serta akan dibalas dengan yang lebih baik dari pada kehidupan dunia. 

Dalam kitab Al Minahus Saniyyah, Syekh Abdul Wahhab Asy Sya’rani menceritakan bahwa suatu hari ada orang yang mengambil air wudhu dalam bejana milik wanita itu. Melihat hal semacam ini, hati si wanita lalu berbisik, 
“Kalau air itu habis, lalu bagaimana aku akan berwudhu untuk menunaikan shalat sunnah nanti malam? ” 
Hari-hari berlanjut dan baik lelaki kaya ataupun wanita yang miskin itu juga wafat. Keadaan keduanya di dunia seolah memerlihatkan kalau si lelaki akan ada di neraka karena mengutamakan dunia serta si wanita akan masuk kedalam surga karena senantiasa mengutamakan ibadah. 

Ternyata lelaki kaya itu justru mendapatkan kesenangan surga serta si wanita yang tidak miliki apa-apa malah harus merasakan siksaan di neraka. Kenapa hal semacam ini dapat terjadi? 

Ternyata lelaki yang sibuk dengan masalah dunia itu mempunyai sifat zuhud akan gemerlapnya dunia. Dalam kekayaannya, ia tidak lalu larut dalam kemewahan dan melakukan suatu hal yang dilarang oleh Allah. Ia hanya berupaya memenuhi keperluan hidup dengan jalan yang Allah ridhoi tanpa melupakan kewajibannya sebagai seorang muslim. 

Sementara si wanita sudah dijerumuskan pada rasa cinta akan dunia. Buktinya ia tak ikhlas bila ada orang yang mengambil air wudhu meski orang itu mempunyai tujuan untuk mobilisasi ibadah. Karena ketidak ikhlasan inilah yang menunjukkan bahwa kesederhanaan yang ia lakukan karena dipaksa oleh kondisi serta bukan karena lepas bakal kecintaan pada dunia. 

Sungguh Syekh Abdul Wahab Asy sya’rani sudah menjelaskan bahwa yang disebut zuhud yaitu meninggalkan kecintaan pada kesenangan dunia. Tetapi bukan berarti mesti mengosongkan diri dari harta kekayaan. Harta kekyaan yang diraih niatkanlah hanya untuk memenuhi keperluan hidup serta agar lebih bisa maksimal dalam melaksanakan ibadah tanpa ada sedikit pun merasa takut kehilangan harta itu. 
  
Sebuah nasehat bijak dari ulama sufi pantas kita pikirkan. 
Untuk Cinta Dunia, Seorang Tidak Harus Menjadi Kaya Raya Terlebih Dahulu. Karena Zuhud Memanglah Berurusan Dengan Hati, Bukan Dengan cara Langsung Dengan Alam Bendawi 


sumber : reportasemuslim.com
arulajeh.id Situs Berita Terbaru Dan Terbaik

Jumat, 12 Agustus 2016

Kisah Satpam Penjaga yang Melarang Kurir Naik Lift, Ternyata...



TrenzCorner - Memang, setiap orang pasti pernah kecewa, frustrasi, saat harapan bertolak belakang dengan kenyataan, namun, saya lebih percaya bahwa “Kegagalan, adalah hadiah terbaik bagi anak muda !”

Hanya dikala kita mengalami kegagalan, kekecewaan, dipersulit orang lain, didiskriminasi dan dilecehkan baru bisa “menyadarkan diri”, agar kita bangkit kembali setelah mendapat teguran keras! Dan bukankah ini merupakan hadiah yang paling berharga dalam seumur hidup kita ?
Seperti sebuah kisah tentang penjaga lift dan anak muda pengantar buku ini, yang dilansir dari efochtimes..

Seorang pemuda yang hanya sempat mengecap pendidikan SMU, tidak menguasai ketrampilan apa pun, sehingga terpaksa bekerja di sebuah pabrik percetakan sebagai “kurir”.

Suatu hari, anak muda itu mengangkut 40 – 50 bundel buku yang akan diantarnya ke kantor lantai 7 di sebuah universitas ; Ketika ia membawa 2-3 bundel buku dan menunggu di pintu lift, seorang petugas keamanan yang berusia 50 tahun lebih menghampirinya dan berkata : “Lift ini hanya untuk profesor dan dosen, lainnya dilarang menggunakan lift ini, kamu harus naik melalui tangga.”

Anak muda itu mencoba menjelaskan kepada penjaga : “Saya bukan mahasiswa, saya hanya ingin mengantar buku ini ke kantor lantai 7, ini kan buku yang dipesan oleh universitas kalian!” Namun, dengan tegas penjaga itu berkata : “Tidak boleh, kamu bukan profesor, bukan dosen, jadi, dilarang naik lift ini !”

Keduanya berdebat cukup lama di depan pintu lift, namun penjaga tetap bersikeras melarangnya menggunakan lift itu. Anak muda itu pun merenung sejenak, untuk memindahkan buku semobil penuh itu ke kantor lantai 7, setidaknya harus 20 kali turun naik tangga, bisa-bisa mati lemas !

Akhirnya, anak muda itu pun tak tahan lagi dengan penjaga yang menyulitkannya, kemudian ia meletakkan 40-50 bundel buku itu di sudut loby, lalu pergi begitu saja.

Anak muda itu kemudian menjelaskan proses kejadian itu secara rinci kepada pimpinan percetakan. Setelah mendapatkan pemahaman bosnya, ia pun mengundurkan diri, dan segera ke toko buku membeli paket buku pelajaran SMU dan buku referensi, sambil menangis ia pun bersumpah, saya harus bekerja keras, lulus dari perguruan tinggi, aku tidak akan pernah lagi membiarkan orang lain “memandng hina padaku”.

Pada paruh pertama ujian masuk, anak muda itu mengurng dalam kamar dan belajar 14 jam jam sehari. Karena ia tahu waktunya sudah hampir habis, dan ia tidak bisa mundur lagi, setiap saat ia bermalas-malasan, di dalam benaknya segera terngiang dengan hinaan dan diskriminasi “penjaga yang melarangnya menggunakan lift”, sehingga ia pun mengobarkan kembali semangatnya, melipatgandakan upaya kerasnya. Belakangan, anak muda itu akhirnya berhasil lulus dan diterima di sebuah universitas kedokteran.

Kini, lebih dari dua puluh tahun berlalu, ia pun menjadi seorang dokter usia setengah baya yang membuka praktek di sebuah kliniknya. Kemudian, ia merenung sejenak, jika bukan karena “hinaan dan pelecehan penjaga yang menyulitkannya” ketika itu, bagaimana bisa ia menghapus air matanya dari penghinaan, dan berani bangkit kembali ?

Dan penjaga yang dibencinya itu, bukankah orang budiman dalam sepanjang hidupnya kini ?

Dalam menghadapi kegagalan dan kekecewaan, apa Anda merasa menderita? Penderitaan adalah hasil karya Anda sendiri, karena Sang Pencipta akan selalu menginspirasi Anda untuk mengubah penderitaan itu menjadi perjuangan dan upaya keras.

Anda kehilangan pekerjaan ?

Anda putus cinta ?

Anda mengalami nasib yang malang ?

Itu bukan Tuhan yang sengaja menyiksamu, tapi itu adalah kesempatan dari Tuhan agar Anda memulai lagi.

Yang dikaruniakan-Nya kepada Anda itu, selamanya selalu berupa inspirasi dan keberanian, dan inspirasi-inspirasi serta keberanian itu hanya untuk mereka yang bisa memanfaatkan kesempatan dan tidak takut menentang kesulitan.

Hanya saja terkadang orang lebih sering berpikir terlalu banyak, sehingga terlalu sedikit untuk bertindak atau melakukannya. Agar tidak menimbulkan penyesalan, segera genggam kesempatan untuk sukses itu.


sumber : cerminan

arulajeh.id Situs Berita Terbaru Dan Terbaik

Minggu, 07 Agustus 2016

SUPIR Ini Pinjam Urin3 Istrinya Saat Tes Narkoba, Ketahuan karena Dinyatakan H4mil, Konyol!


TrenzCorner - Seorang supir bus di Mesir tertangkap saat menjalani tes urin3 penggunaan nark0tika di perusahaannya. Ini lantaran dia memakai urin3 sang istri dan hasilnya positif h4mil.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (6/11), supir bus itu dengan beberapa rekan kerjanya dipilih oleh otoritas pemeliharaan transportasi untuk mengikuti tes standar mendeteksi apakah mereka menggunakan nark0tika atau tidak.

Mesir memang tengah dicengkeram meningkatnya pengguna obat penahan sakit sering disebut opium yang populer di antara pekerja. Demi meningkatkan biaya hidup mereka kadang memiliki dua pekerjaan dan tentunya membuat stres. Demi menghindari tes nark0tika pengemudi itu mengambil urin3 istrinya dan mengakui jika itu milik dia. Namun lelaki tak disebutkan namanya ini tidak menyadari istrinya tengah hamil dua bulan.
"Selamat, Anda bunting," ujar otoritas mengadakan tes nark0tika itu yang langsung mencokok si pria.

Menurut Tamer Amin pembawa acara Politik Mesir kasus ini sungguh kocak namun miris. Menurutnya penggunaan obat-ob4tan terlarang sudah di tingkatan mengkhawatirkan dan menjadi biasa seperti rokok.

Sekitar 12 ribu orang meninggal saban tahunnya di jalan-jalan di Mesir. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ada sekitar 42 kematian per 100 ribu populasi dan ini tingkat fatal.

Pengguna obat-obatan penghilang rasa sakit ini digunakan para pekerja tengah stress dan tidak mampu istirahat. Sejak kejadian tes urin supir bus ini otoritas mengganti jadi pengambilan sampel darah.



Sumber merdeka.com

arulajeh.id Situs Berita Terbaru Dan Terbaik

Kamis, 28 Juli 2016

Kisah Nabi Musa Ingin Melihat Tuhan



Trenz CornerKisah ini memanglah nyata terjadi karena Allah sendiri yang menjelaskannya melalui kitab suci Al-Qur’an dimana kita tahu bahwa apa yang ada di dalamnya merupakan suatu kebenaran mutlak dari Allah SWT. Suatu saat Nabi Musa memenuhi panggilan-Nya. Setelah menyempurnakan 40 malamnya dalam puasa dan beribadah kemudian beliau naik ke Thursina. Di gunung itulah Allah memberikan firman-Nya dan menurunkan kitab Taurat. Rasa rindu kemudian muncul dari dalam hati Nabi Musa yang ingin melihat wajah Rabbnya.

Nabi Musa mengatakan bahwa Beliau ingin melihat Allah SWT agar ia dapat memandang-Nya. Kemudian Allah menjawabnya bahwa Nabi Musa tidak akan pernah bisa melihat-Nya. Tapi Dia memerintahkannya untuk mengarahkan pandangan ke gunung Sinai. Jika Musa tetap berada di tempat itu, maka ia akan bisa melihat Allah. Allah berfirman bahwa tidak ada satupun yang mampu melihat-Nya kemudian ia bisa tetap hidup.

Nabi Musa mengatakan bahwa tak ada sesuatupun yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya mati setelah melihat Allah itu lebih disukai Musa daripada ia terus hidup tanpa bisa melihat Tuhannya. Nabi Musa terus memohon pada-Nya untuk bisa mengabulkan doanya. Bahkan ia rela mati setelah melihat-Nya.

Kemudian Allah berfirman pada Nabi Musa untuk melihat di atas puncak gunung itu dan duduk di atas batu, maka Allah akan menurunkan bala tentara-Nya untuk Nabi Musa. Para Malaikat, termasuk dari langit ketujuh turun sebagai bala tentara-Nya untuk memperlihatkan diri mereka pada Nabi Musa. Mereka datang dengan mengeraskan suara tahlil, tasbih mereka seperti suara petir yang menyambar.

Setelah itu, para malaikat penghuni langit kedua juga diperintahkan untuk turun menampakkan diri pada Musa, dengan bentuk dan warna yang bermacam-macam, mereka memiliki raut muka dan bersayap seperti singa. Mereka berlalu di hadapan Musa dengan suara tasbihnya.

Melihat dan mendengar apa yang terjadi, Nabi Musa mengungkapkan bahwa ia telah menyesal atas permintaannya itu. Kemudian pimpinan dari malaikat itu mengatakan kepada Musa untuk bersabar atas permintaannya itu karena apa yang dilihatnya saat itu adalah sebagian kecilnya saja.

Setelah itu, Allah memerintahkan malaikat dari langit ketiga juga turun. Mereka berjumlah banyak hingga tak terhitung dengan berbagai warna dan bentuk. Mereka mengeraskan suara tahlil, tasbih dengan suara yang menggelegar. Nabi Musa tambah berputus asa ketika nabi Musa ingin melihat Allah dan Malaikat itu mengatakan agar Musa bersabar karena ia tidak akan sanggup lagi melihatnya.

Setelah itu, para malaikat dari satu persatu langit turun menampakkan diri di hadapan Musa. Ia semakin tak kuasa hingga menangis. Ia sudah tidak memiliki keyakinan bisa selamat dari tempat itu. Ketua malaikat itu mengatakan bahwa tempat dimana ia duduk sekarang adalah tempat yang akan digunakannya untuk melihat Allah.

Kemudian turunlah malaikat Jibril, Israfil dan Mikail serta semua malaikat penghuni langit ketujuh. Mereka bertanya mengapa Musa memberanikan diri untuk melihat Allah. Ketika malaikat itu diciptakan pun, mereka tidak berani mengangkat pandangannya ke arah Al Arsy.

Musa menjawab bahwa ia hanya ingin mengetahui keagungan wajah Allah yang selama ini belum pernah dilihatnya. Setelah itu Allah berfirman bahwa Dia akan menampakkan diri. Semua langit dan bumi, mega, surga, neraka dan seluruhnya bergetar. Semua itu langsung sujud sedangkan Musa masih memandang ke arah gunung.

Saat itulah Musa pingsan karena pancaran cahaya yang begitu mulia. Ia terjungkal dengan batu yang melindunginya agar tidak terbakar. Sungguh tidak ada yang bisa melihat Allah kecuali ia akan mati.



sumber : kumpulanmisteri.com

arulajeh.id Situs Berita Terbaru Dan Terbaik

Rabu, 27 Juli 2016

Subhanallah... Kisah Nyata Seorang Ibu Hidup Di Kuburan dan Ternyata Setelah Di Gali Ibu Ini



Trenz CornerSuatu hri tinggal lah sebuah keluarga sederhana yg tepatnya berada di Kab Aceh Tamiang, Propinsi Aceh. Kisah ini berjalan kurang lebih 3 thn yg dulu & dikisahkah langsung seseorang anak yg mengalami kejadian ini dengan cara nyata. Seorang ayah & ibu beserta ke3 anaknya tinggal seperti layaknya keluarga biasa. Di Mana sang ayahpun tiap-tiap harinya berangkat bekerja, & ibu juga sibuk mengurusi rumah tangga.

Setiap harinya ke3 anaknya berangkat kesekolah, di mana anak yg sulung sudah duduk di bangku SMP kelas 2, sementara anak yg ke-2 duduk dikelas 5 SD, sedangkan yg bungsu ialah seorang anak wanita kecil berusia 3 th. Kisah ini sangat mengharukan, jadi pastikan kamu membaca kisah ini dgn baik & konsentrasi. Lantaran cerita ini lumayan singkat namun mungkin saja kamu tak mau dapat menahan air mata kamu ketika sesudah kamu membaca kisah haru ini. 

Suatu ketika di mana saat keluarga itupun sedang menjalani kegiatan mereka seperti biasa, tiba tiba sang ibu dari ke-3 anak itupun wafat dunia. Sontak pada waktu itu keluarga yg khususnya ayah & ke-3 anaknya terkejut & tidak kuasa menahan tangis mereka. Sebab kepergian sang ibu begitu cepat & serasa tiba tiba, sang ibupun tak mengalami sakit atau kecelakaan. & dgn tiba tiba ALLAH SWT pun memanggil sang ibu & meninggalkan keluarganya untuk sewaktu lamanya. 

Sesudah sang ibu wafat, sehingga jenazahnya pula dimandikan, dikafankan, & akhirnya dikuburkan. Ke-3 anaknya juga menangis haru, lebih-lebih lagi putri bungsu yg tetap amat kecil & tetap merindukan pelukan serta kasih sayang dari sang ibu. Tapi bersama kepergian sang ibu, sehingga pelukan & kasih sayang itu tak bakal sempat bisa dirasakan oleh putri kecil itu utk selama lamanya. 

Ibu pun meninggal & diantarkan kekuburan untuk langsung dimakamkan. Sesudah proses penguburan selesai, keluargapun pulang kerumah. Ke esokan harinya, putri bungsu itu mengatakan terhadap ayahnya tentang hal mimpinya semalam. Ia pun menyampaikan pada ayahnya, bahwa semalam dia bermimpi berjumpa dgn almarhumah ibunya, & ibu pun mengatakan, tolong keluarkan ibu nak dari kuburan ini. Mendengar putri bungsunya bicara seperti itu, ayahpun mengatakan, "sudahlah nak ! ibu telah tiada, wajar jika engkau masih teringat ingat, ungkap ayah terhadap putri bungsunya" Anak itu pun diam. 

Keesokannya tepatnya dihari ke-2 sesudah pemakam ibu, putri bungsu itupun mengatakan perihal mimpinya semalam kepada abang abangnya. Dirinya mengatakan, abang ! semala adik bermimpi bahwa ibu minta dikeluarkan dari dalam kuburannya, & abangnya lalu bergegas mengatakan perihal mimpi sang adik pada ayah. & ayah pula menyampaikan, sudahlah nak, adikmu itu tetap amat sangat kecil, wajar saja ia sangat sedik sepeninggalan ibu mu. 

Keesokan harinya, tepatnya dihari ke3 sesudah pemakaman ibunya, putri bungsu itu serta kembali memberitahu pada ayahnya menyangkut perihal mimpinya, bahwa almarhumah ibu, benar benar minta dikeluarkan dari dalam kuburnya. Putri bungsu itupun menangis sejadi jadinya, & terus memaksa sang ayah utk pergi kekuburan & mengeluarkan ibu dari kuburannya. Melihat anak kecilnya tetap menangis keras, sehingga sang ayahpun menemui aparat kampung & meminta tolong kepada penduduk kampung setempat, buat membantunya menggali kembali kuburan almarhumah istrinya. 

Dengan keaadaan yg bingung & heran, penduduk kampung juga lekas membantu sang ayah & pergi kekuburan istrinya. Semuanya hadir melihat penggalian makam tersebut, apalagi lagi putri bungsu yg tetap menangis melihat penggalian makam ibunya. Sesudah penggalian selesai, nyata-nyatanya mimpi anak kecil itupun benar & nyata ! Kenapa begitu? Karena para penggali kubur, mendapati ibu itu dalam posisi setengah duduk atau seperti tengkurap. 

Kain kafan pembungkus badannya juga telah lepas, tanda bahwa ibu itu berikhtiar buat melepas kain kafannya & membuka tali, lalu berupaya utk membongkar papan penutup lahatnya. Pada saat itu, para penggali kuburpun tiba tiba menangis, karena menyaksikan bahwa ibu itu sebenarnya benar benar masihlah hidup. Tapi karena sudah terkubur selama 3 hri, sehingga dirinya pun meninggal di dalam kuburannya sendiri. 

Para tetua dikampung itu pun mengatakan, bahwa ibu ini sebenarnya sudah mati suri. Lalu dirinya tersadar ketika sudah di dalam lahatnya. Seandainya saja, kita mempercayai mimpi anak kecil ini pada hri pertama, kemungkinan nyawa ibu ini masihlah mampu terselamatkan. & pesan moral yg bisa kita ambil dari hikmah cerita ini, bahwa janganlah meremehkan ucapan ucapan anak kecil, dikarenakan boleh jadi itu ialah pesan yg benar..



sumber : berita-online-24h.blogspot.co.id

arulajeh.id Situs Berita Terbaru Dan Terbaik

Senin, 18 Juli 2016

Kisah Nyata: Ketika Hamil 4 Bulan Saya Buka Tas Kerja Suami Dan Betapa Mengejutkannya, Hancur Sudah Semua



Trenz CornerKisah hidup saya dengan suami, 23 November 2006, kami disatukan. Suami hanya kerja kampung, menoreh getah dan tinggal di rumah mertua. 

Selepas 4-5 bulan berkahwin, saya disahkan hamil. 2 Februari 2008 saya selamat melahirkan bayi lelaki. Saya sudah rasa sangat bahagia pada saat itu walaupun susah, tetapi suami ada di sisi yang kuat bekerja mencari rezeki untuk kami. 

Sekali lagi saya disahkan hamil. 4 Marc 2009, saya selamat melahirkan bayi perempuan. Dua bulan selepas bersalin, suami pergi Sarawak menjalani latihan selama 6 bulan. Kembalinya suami ke sini sebagai anggota polis dan bekerja di balai polis. Suami dapat rumah di kuarters polis di Shah Alam. Dah tolak bank, tolak rumah, hanya tinggal RM600. Dengan motosikal EX5 suami berulang ali pergi kerja. Memang rasa bahagia. 

Pergi beli barang di Tesco dengan anak seorang di depan, seorang lagi di tengah-tengah naik motosikal.

Akhirnya suami dapat beli sebuah kereta terpakai. Dengan gaji RM600 saya rasa sudah sangat bahagia sebab anak-anak dan suami di sisi. 

Disebabkan rumah jauh dari tempat kerja suami, kami pun berpindah ke kota. Dekatlah sikit dengan tempat kerja suami. 

Anak lelalki pun dah berumur 6 tahun, masuk sekolah tadika di situ. Tahun 2013, saya selamat melahirkan bayi perempuan, anak yang ketiga. Saya rasa saya sangat bahagia. Tetapi inilah dikatakan isteri diuji saat suami susah, suami diuji saat dia senang.

7 tahun dalam perkhidmatan polis, saya percaya 100% kepada suami. Pada tahun ke 9 perkahwinan kami, saya diuji dengan ujian yang terlalu berat. Saya mendapat petunjuk melalui mimpi. Seminggu saya bermimpi yang suami saya ada perempuan lain. Akhirnya hati saya tergerak untuk membuka beg kerja suami. Betapa hancurnya hati saya bila terbaca surat nikah suami di Thailand. Mengigil seluruh badan.

4 bulan saya bersabar sebab fikirkan anak-anak. Tetapi saya mengalah sebab saya tidak sanggup bermadu. Setiap hari menangis dan persoalan bermain di fikiran, apakah salah saya? Saya suruh suami pilih antara saya, anak-anak dengan isteri baru dia. Namun, suami enggan melepaskan siapa-siapa. Jadi saya mengalah sebab saya tidak sanggup.

Betapa terseksanya saya, selama 4 bulan bertahan, akhirnya saya diceraikan pada bulan Disember yang lalu di saat saya mengandung 4 bulan. Suami lebih memilih isteri barunya berbanding saya yang sudah 9 tahun hidup susah dengannya.

Saya tinggal dengan ibu di kampung. Saya tidak pernah bekerja, habis pantang ini terpaksalah saya mencari kerja untuk menanggung anak-anak. Doakan anak-anak yang tidak tahu apa-apa ini membesar dengan sihat walaupun tanpa kasih sayang seorang ayah.



sumber : siramanislam.com

arulajeh.id Situs Berita Terbaru Dan Terbaik